Cara cek kesehatan Blog

Salah satu Usaha Untuk mempertahankan Posisi anda Agar tetap Tapil di halaman Pertama index google ialah dengan cara memeriksa secara berkala Kesehatan Blog anda. mengenai kesehatan bukan hanya anda agar menjaga kesehatan Tapi blog anda pula perlu di perhatikan. berbekal dengan pengalaman yang saya alami. untuk beberapa hari yang lalu sempat postingan saya menghilang dari index google yang jelas untuk kontes seo saya.
halaman yang sempet terus hilang yaitu halaman flip text generator, kontes Seo Senantiasa Belajar Masuk Sandbox, cara pasang meta-tag seo friendly Versi 2 dan beberapa yang belum sempet saya periksa.
tapi beberapa telah saya perbaiki dan alhamdulilah beberapa postingan saya masuk halaman pertama google untuk keyword tertentu. untuk mengembalikan postingan tersebut ke halaman pertama memeang bikin pusing juga bolak balik webmaster tapi tetap binging mau gimana hehehehe.....dari beberapa kejadian akhirnya ada ilmu juga yang saya temukan kali ini saya berbagi pengalaman saya . . . .kita ketahui pada prinsipnya mesin pencari selalu melakukan update dan tidak pernah tentu dalam melakukan pencariannya.....Beberapa yang harus kita pahami yaitu tentang karakteristik Mesin Pencari Tersebut.
hal hal yang saya teringat dalam kejadian waktu itu saya langsung cek validasi HTML blog saya. stuktur HTML untuk blogger memeang tidak sepenuhnya tervalidasi seperti tema premium yang dimiliki wordpress.org tapi di harapkan agar blog anda tidak melebihi 100error. hal ini memang tidak gampang baik untuk web ataupun blog. W3C adalah Layanan Validasi Markup / validator oleh World Wide Web Consortium (W3C) yang memungkinkan pengguna internet untuk memeriksa dokumen HTML dan XHTML untuk well-formed markup. Markup validasi merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas teknis halaman web, namun bukan merupakan ukuran lengkap dari standar Web. beberapa hari lalu saya langsung merubah beberapa Documen XHTML blog saya dan lihat hasilnya di bawah:

dari gambar di atas ternyata betapa banyaknya pesan error dan mungkin malasnya mesin pencari merayapi blog saya hehehehehe.............
dan ini setelah saya Perbaiki namun tidak seperti yang saya mau kurang dari 100 pesan error tapi cukup lumayan juga

Walau pun kinerja web tidak sepenuhnya tergantung Dari W3C tetapi perubahan yang terjadi memberikan Dampak Positip Buat saya Setelah saya cuman bisa menvalidasi doc XML saya cuman beberapa ratus yang saya bisa perbaiki saya langsung cek ke web master. dikarenakan sering posting banyak link link yang tidak Terkontrol dengan baik Ternyata duplikat yang terjadi bukan hanya di Postingan tapi untuk TITLE serta Deskripsi yang pendek bisa mempengaruhi kinerja blog anda di serp. coba anda lihat gambar di bawah ini .
ini untuk duplikat title tag
 dan yang di bawah ini untuk duplikat deskripsi

bila anda ingin memeriksa Anda bisa cek di google webmaster anda pilih menu Diagnosis selanjutnya HTML sugestion, mungkin ini penyebab google melakukan penalti untuk blog saya. untuk urusan ini ternyata terjadi di dalam META TAG makanya senantiasa belajar mengupdate meta tag V2. setelah semuanya saya perbaiki dan hasilnya seperti gambar di bawah ini

Hasil pencarian globalwalau posisi ke lima tapi lumayankan nongol dihalaman pertama
 Hasil pencarian web indonesia


ini postingan yang seminggu kemarin pernah masuk sanbox masih dihalaman ke dua posisi 4

Dari pengalaman ini saya bandingkan bahwa ada pengaruh bila Doc XML yang banyak error dan benar benar bermasalah kita bisa cek di WEBMASTER GOOGLE selanjutnya menu LABS dan Instan preview
isikan dengan url anda untuk setiap postingan dan kosongkan bila anda ingin cek untuk homepage blog


 yang Pake kotak warna merah ialah code yang gagal di rayapi oleh mesin pencari. jadi ternyata ada juga pengaruhnya VALIDASI HTML itu

Postingan ini adalah pengalaman pribadi tidak memaksa apakah anda harus menuruti postingan ini, itu tergantung anda juga apakah postingan ini bisa membantu atau tidak ;-) salam blogger
ada beberapa cara untuk mengurangi pesan error HTML tapi untuk sesi komen hehehe :-)


Labels: