KOMPUTER SEBAGAI PENGHASIL INFORMASI

KOMPUTER SEBAGAI PENGHASIL INFORMASI

senantiasa belajar

 
Dari pengamatan yang dilihat dan di dengar selama ini, bisa diketahui bahwa semakin lama penggunaan Komputer sebagai penghasil informasi semakin penting sebagai sarana Informasi bagi mahasiswa dan masyarakat. Penghasil Informasi computer tersebut adlah  salah satunya Internet.Fasilitas internet seperti email, www dan YM/IRC sudah sangat popular di antara para mahasiswa dan masyarakat,  baik sebagai sarana Informasi maupun alat untuk mencari data untuk penelitian lain juga sebagai alat untuk memperluas pergaulan dan perkenalan antar pengguna internet. Selain itu, penggunaan internet telah menimbulkan adanya bahasa baru yang dikenal sebagai ‘bahasa internet’.  Memang, bahasa yang dipakai dengan menggunakan internet tergantung pada siapa dan dengan siapa pengguna internet berkomunikasi.  Tetapi, walaupun ada banyak manfaat penggunaan internet, juga ada dampak yang negatif bagi mahasiswa dan masyarakat. Misalnya, pornografi dan SPAM sudah menjadi masalah besar.  Sampai saat ini belum ada cara yang efektif untuk menghindar dari dampak negatif tersebut.  Akan tetapi, karena dampak yang positif juga banyak, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menggunakan internet sebagai sarana informasi yang tercepat dan tercanggih untuk saat ini. 
Selain itu computer penghasil informasi berfungsi untuk


KOMPUTER SEBAGAI PENGOLAH INFORMASI


Dengan Perkembangan Nasional dan mancanegara Pengolahan Informasi bisa di kelola dengan cepat .Berita terbaru yang terus di update setiap saat contohnya pengolahan Informasi tentang lowongan kerja cpns serta Informasi teranyar lainnya.
KOMPUTER SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI INFORMASI 
Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju.  ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.  Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.  Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik. 
Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif.  Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan.
Quarterman dan Mitchell membagi kegunaan internet dalam empat kategori, yaitu:

  1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 
  2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
  3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
  4. Fungsi komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia.  Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi, mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan sebagainya.  Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita sehari-hari, maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual world (dunia maya).
Untuk forum ini, saya tertarik untuk mengamati mengenai fungsi internet sebagai sarana komunikasi mahasiswa di TSM. Pada tulisan di forum ini ingin mengetahui fasilitas apa, di mana, bagaimana, mengapa, kepada dan dari siapa mahasiswa tersebut menggunakan internet untuk berkomunikasi.
Perlu diketahui bahwa mahasiswa belum bekerja, dan masih bergantung dari dana yang diberikan oleh orang tua mereka.  Keadaan ini merupakan salah satu penyebab dimana mereka akan menggunakan komputer yang terhubung dengan internet. Pada umumnya, biaya menggunakan internet adalah sebesar tiga ribu lima ratus rupiah per jam.  Tentu saja, biaya ini relatif mahal karena mahasiswa yang masih banyak tergantung dari dana yang diberikan orang tua perhari atau per mingu atau per bulan.  Maka, komunikasi para mahasiswa lewat internet menjadi terbatas oleh biaya. 


Situs Web


World Wide Web yang sering disingkat www merupakan fasilitas internet yang paling banyak digunakan saat ini di samping email.  Situs web adalah informasi yang dapat diakses oleh seluruh pengguna internet dari seluruh dunia dengan menggunakan program yang disebut Web Browser misalnya Netscape Navigator dan Microsoft Internet Explorer.  Informasi yang ditempatkan dalam situs web itu dapat berupa tulisan, gambar, animasi, suara, dan video klip. 
Sebagai sarana komunikasi mahasiswa TSM. Sistus web tersebut berguna untuk mencari data, berita, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baru, dan lain lain.  Misalnya, melalui pengamatan banyak mahasiswa mengunjungi web situs seperti friendster, detik, satuwanita, yahoo, CNN, Kompas dan sebagainya.  Selain itu, mahasiswa bisa mempunyai situs web sendiri untuk menyebarluaskan ide-ide dan pendapat mereka sendiri kepada seluruh dunia. 
Walaupun ada banyak manfaat situs web, juga ada banyak masalah.  Masalah yang paling besar adalah bahwa informasi yang disebarkan di internet tidak selalu benar.  Hal ini terjadi karena situs web tidak harus memberikan informasi yang benar dan akurat, dan tidak ada tanggung jawab atas kebenaran informasi yang disebarluaskan.  Masalah yang kedua adalah pornografi yang merupakan dampak negatif.  Namun, pornografi itu tidak harus dicari dengan sengaja, bisa saja mendapatkan pornografi dengan pencarian data dan file musik mp3.  Dari pengamatan yang mendalam, tiga puluh tiga persen dengan sengaja mencari pornografi di www, dan bukan hanya laki-laki tetapi juga perempuan.  Walaupun demikian, kebanyakan adalah mahasiswa yang dengan sengaja mencari pornografi.  Sedangkan, yang tidak dengan sengaja mendapatkan pornografi sebanyak lima puluh sembilan persen. 
Sering kali, orang ingin mengetahui dari mana asalnya pornografi itu.  Biasanya, pornografi yang dicari mahasiswa adalah pornografi Barat, yaitu pornografi yang memuat tentang orang Amerika Serikat, Belanda, Perancis atau negara Barat lain.  Namun, semakin lama semakin banyak pornografi Indonesia sudah tersedia melalui internet, dan kadang-kadang pornografi itu melibatkan mahasiswa Indonesia.  Baru-baru ini, di internet, ada artikel tentang dua mahasiswa Bandung yang merekam adegan intim dengan kamera video.  Tidak disangka, hasil rekaman ini beredar bak VCD porno komersial.  Belakangan, file image dan klip yang heboh ini mulai bergentayangan di internet.
Jadi, sisi negatif dari www adalah pornografi yang dengan mudah dilihat dan hal ini memberikan dampak yang buruk bagi generasi muda Indonesia.


Email


Tujuan mahasiswa dalam menggunakan fasilitas internet bermacam-macam.  Banyak mahasiswa menggunakan internet untuk penelitian, atau mencari berita asing, tetapi yang paling populer adalah email.  Email itu adalah surat menyurat secara elektronik di mana pesan yang dikirimkan akan sampai dalam waktu singkat.  Pesan email tidak hanya berupa tulisan tetapi dapat disertai dengan file gambar, suara, animasi, dan lain lain.  Selain itu, email dapat dikirimkan kepada ratusan orang hanya dalam satu kali pengiriman.  Makanya, email ini menjadi penting untuk komunikasi dalam zaman modern ini, dan terutama bagi para mahasiswa. 
Dalam pengamatan rata-rata mahasiswa yang pernah menggunakan internet mempunyai alamat email sendiri.  Alamat email mahasiswa itu semuanya bebas biaya seperti yahoomail atau hotmail yang terkenal.  Mereka lebih menyukai yahoomail atau hotmail karena iklan-iklan situs web itu berhasil mempengaruhi mereka dan provider email itu sangat terkenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.
Tentu saja, email yang diterima tetapi tidak diharapkan bukan hanya SPAM.  Virus komputer juga sering diterima lewat email, dan topiknya juga tidak jelas.  Sayangnya, belum ada cara untuk menghentikan SPAM dan virus komputer tersebut.  Banyak perusahaan email gratis mempunyai ‘SPAM filter’ yang menghentikan penerimaan SPAM tetapi filter ini biasanya tidak efektif.  Mungkin di masa depan seseorang akan membuat fiter yang efektif tetapi saat ini SPAM dan virus tetap menjadi masalah besar.  Namun demikian, manfaat email masih melebihi dampak negatifnya.  Bagi mahasiswa TSM, email masih merupakan sarana komunikasi yang tercepat dan tercanggih untuk berkomunikasi dengan teman dan keluarga.  Email sudah menjadi pengganti yang baik dari surat biasa (atau dalam ‘bahasa internet’, snail mail) karena email tersebut diterima pada saat dan waktu yang sama dan tidak bisa dibaca oleh orang lain.


Chatting


Internet Relay Chat atau IRC atau sering disebut dengan chat atau chatting adalah forum diskusi online para pengguna internet dengan menggunakan tulisan sebagai alat untuk berdiskusi.  IRC ini menyediakan suatu cara untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang di seluruh dunia, dan tentu saja, antara mahasiswa.  IRC terdiri dari bermacam-macam jaringan server IRC (mesin-mesin untuk menghubungkan pemakai dengan IRC).  Para pengguna memiliki suatu program (yang disebut ‘client’) untuk menghubungkan mereka dengan suatu server dari salah satu jaringan IRC tersebut.  Server-server ini yang akan mengirimkan informasi dari satu server dan ke server yang lain dalam jaringan yang sama.  Saat ini terdapat ribuan grup chatting dalam berbagai bahasa dan topik.
Dari pengamatan hampir seluruhnya mahasiswa yang sering menggunakan internet juga pernah chatting.  Program yang sering digunakan untuk chatting ini adalah mIRC atau Yahoo Messenger.
Didalam chatting ini tidak jarang dari mereka melanjutkan hubungannya dari sekedar ngobrol di internet menjadi sebuah pertemuan langsung atau disebut kopdar (Kopi Darat).

 Bahkan ada juga yang akhirnya menjalin hubungan kekasih setelah mereka sering mengobrol di internet dan kemudian saling bertemu.


brb
be right back
segera kembai
bbl
be back later
nanti akan kembali
np
no problem
tidak apa-apa
lol
laughing out loud
tertawa terbahak-bahak
asl?
age, sex, location?
Berapa umurmu? Peremupuan/laki-laki? Dari mana?
Hlo mh

hallo #mahasiswa
Join dong

Masuklah!
u kul/ker?

Kamu kuliah atau kerja?
ce

cewek
co

Cowok

Tiga atau Lima tahun yang lalu, penggunaan telepon genggam sudah semakin popular di Indonesia, terutama di antara generasi mudah pada umumnya, dan mahasiswa TSM pada khususnya.  Dengan menggunakan fasilitas Short Message Service (SMS), bahasa yang digunakan berkembang sebagaimana layaknya ‘bahasa internet’.  Kata-kata yang digunakan dalam ber-SMS sering kali disingkat, dan ejaannya tidak baik dan benar pada saat mengirim pesan kepada teman.  Memang, mahasiswa yang sering chatting melalui internet juga mempunyai telepon genggam dan menggunakan ‘bahasa internet’ untuk SMSnya.  Jadi, ‘bahasa internet’ juga biasa digunakan untuk ber-SMS.  Menurut pendapat saya, penggunaan ‘bahasa internet’ atau ‘bahasa chatting’ itu semakin meluas di masyarakat.  Mungkin di masa depan, kita akan mengembangkan bahasa yang baru dengan tata bahasa dan istilah-istilah baru.


KOMPUTER SEBAGAI ALAT VALIDSI INFORMASI.
Validasi Model Konseptual




Validasi model konseptual adalah proses pembentukan abstraksi relevan sistem nyata terhadap
pertanyaan model simulasi yang diharapkan akan dijawab. Validasi model simulasi dapat
dibayangkan sebagai proses pengikat dimana analis simulasi, pengambil keputusan dan manajer
sistem setuju aspek mana dari sistem nyata yang akan dimasukkan dalam model, dan informasi
apa (output) yang diharapkan akan dihasilkan dari model. Tidak ada metode standar untuk
validasi model konseptual, kita hanya akan melihat beberapa metode yang berguna untuk
validasi.



Representasi Kejadian Sistem



Metode ini menggunakan graf kejadian seperti yang digunakan dalam pengembangan model
simulasi. Teknik pembuatan grafnya juga sama. Kita harus mendefinisikan dengan jelas relasi
kondisional antar kejadian. Representasi graf dapat digunakan sebagai jembatan ke model logis
(model diagram alur) juga sebagai alat bantu komunikasi antara analis simulasi, pengambil
keputusan dan manajer. Hampir sama dengan graf kejadian adalah model diagram alur,
merepresentasikan aliran entitas melalui sistem.
Ingat kembali, representasi kejadian sistem komputer time shared adalah:

Secara konseptual, kita modelkan sistem sebagai interaksi kejadian:
�� pemakai melakukan koneksi ke sistem
�� pemakai terhubung dan sesi mulai
�� pemakai menyudahi sesi
�� pemakai yang ditolak mencoba koneksi ke sistem



Identifikasi Eksplisit Elemen yang Harus Ada dalam Model



Pada umunya model konseptual tidak dapat memasukkan semua detil sistem nyata, melainkan
hanya elemen yang relevan dengan pertanyaan yang diharapkan akan dijawab. Dalam
pembuatan model konseptual, semua kejadian, fasilitas, peralatan, aturan operasi, variabel status,
variabel keputusan dan ukuran kinerja harus jelas diidentifikasikan dan akan menjadi bagian dari
model simulasi. Kita juga harus mengidentifikasikan dengan jelas semua elemen yang tidak
akan dimasukkan dalam model simulasi. Analis simulasi, pengambil keputusan dan manajer
harus bergabung untuk memutuskan berapa banyak sistem nyata harus dimasukkan untuk
menghasilkan representasi valid sistem nyata.
Dua filosofi yang digunakan untuk memutuskan berapa banyak sistem nyata harus dimasukkan
dalam model simulasi:



1. masukkan semua aspek sistem yang dapat mempengaruhi perilaku sistem dan
menyederhanakan model begitu dapat memahami elemen relevan sistem.
2. mulai dengan model sederhana sistem dan biarkan model berkembang semakin
kompleks sejalan degan semakin jelasnya eleme-elemen sistem yang harus dimasukkan
dalam model untuk menjawab pertanyaan.
Kita juga percaya bahwa filosofi berikut ini juga perlu diikuti :
3. keluarkan usaha dan waktu yang lebih banyak dengan mereka yang lebih memahami
sistem nyata, identifikasikan semua elemen yang akan memberikan dampak signifikan
akan jawaban pertanyaan model yang diharapkan akan dijawab.
Sistem komputer time-shared adalah sebagai berikut:
�� Kejadian :
1. pemakai berusaha koneksi ke sistem
2. pemakai terhubung dan sesi mulai
3. pemakai menyudahi sesi
�� Fasilitas :
1. Komputer server
2. Port
�� Variabel status :
1. Jumlah port yang sedang digunakan
2. Waktu pemanggilan berikutnya
3. Waktu akhir koneksi port ke-i
4. Mengindikasikan apakah port sibuk atau menganggur
�� Ukuran kinerja:
1. Waktu kumulatif pemakai terhubung ke sistem
2. Jumlah total pemakai memanggil sistem
3. Jumlah total panggilan yang terhubung
4. Jumlah total panggilan yang gagal terhubung
5. Utilitas port
�� Variabel keputusan:
1. Jumlah port
2. Ekspektasi lama sesi pemakai
�� Aturan operasional :
1. Klien mencoba berulang-ulang sampai tersambung..
�� Aspek sistem nyata yang tidak dimasukkan diantaranya:
2. Klien tidak akan mencoba hubungan lagi pada periode waktu tertentu jika
    menemukan port semua sibuk.
3. Kerusakan fasilitas



�� Verifikasi dan Validasi Model Logis


Bentuk model logis tergantung dari bahasa pemrograman yang akan digunakan. Jika model
konseptual sudah dibangun dengan baik, verifikasi model konseptual bukan pekerjaan
kompleks. Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab sebelum kita yakin bahwa model logis
merepresentasikan model konseptual. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk verifikasi
model logis adalah dengan fokus pada:


1. apakah kejadian dalam model diproses dengan benar?
2. apakah rumus matematika dan relasi dalam model valid?
3. apakah statistik dan ukuran kinerja diukur dengan benar?



Verifikasi dan Validasi Pemrosesan Kejadian


�� validasi bahwa model logis mengandung semua kejadian dalam model konseptual
�� verifikasi hubungan di antara kejadian
�� verifikasi bahwa model logis memproses kejadian secara simultan dengan urutan benar.
�� Verifikasi bahwa semua variabel status yang berubah karena terjadinya suatu kejadian
diperbaiki dengan benar.
Metode umum yang digunakan untuk verifikasi dan validasi pemrosesan kejadian
dalam model logis adalah structured walk-through, dimana pengembang model logis harus
menjelaskan (walk through) logika detil model ke anggota lain tim pengembang model simulasi.
Kembali ke kasus sistem komputer time-shared, verifikasi dan validasi pemrosesan
kejadian bisa diperiksa mulai dari kondisi TT_FINAL? sampai dengan N=K?.



Verifikasi Rumus dan Relasi


Termasuk dalam model simulasi adalah sejumlah eksplisit atau implisit fungsi dan relasi
matematik. Penurunan angka acak dan variabel acak berbasis matematik, dan dalam model
simulasi pada umumnya ada hukum konservasi yang harus dipenuhi.
Untuk kasus sistem komputer time-shared, periksa kembali rumus dan relasi yang didefinisikan
pada mode logika berikut:
N_CALLS=N_CALLS+1;
CUM_CONNECT_TIME=CUM_CONNECT_TIME+(T_NEXT_CALL_T)*N;
T=T_NEXT-CALL;
T_NEXT_CALL=T+F_NEXT_CALL;
CUM_CONNECT_TIME=CUM_CONNECT_TIME+(T_CALL_END(i)-T)*N;
N=N-1;T=T_CALL-END(i);
set PORT_STATUS (i) menganggur
N=N+1;
cari port yang menganggur (i);
T_CALL_END(i)=T+F_CONNECT_TIME;CUM_CONNECT=CUM_CONNECT+1



Verifikasi Statistik dan Ukuran Kinerja


Kesalahan umum yang terjadi dalam pemodelan simulasi adalah gagal memperbaharui
statistik relevan dan ukuran kinerja secara tepat ketika suatu kejadian terjadi. Salah satu cara
yang dapat digunakan untuk verifikasi bahwa statistik dan ukuran kinerja diperbaharui dengan
benar adalah menggunakan graf kejadian. Dalam kebanyakan bahasa simulasi, beberapa tipe
ukuran statistik dapat dikumpulkan secara otomatis saat simulasi dieksekusi. Oleh karena itu,
ukuran statistik dibangun dalam metode yang transparan ke analis, sehingga mengurangi
kesempatan kesalahan statistik.
Ketika model logis dibangun, adalah penting melakukan validasi bahwa sttaistik dan
ukuran kinerja adalah satu-satunya yang perlu dijawab.



�� Verifikasi Model Komputer


Teknik Verifikasi Progam:
Teknik 1. Buatlah dan debug program komputer dalam modul-modul atau subprogramsubprogram
Teknik 2. Buatlah program komputer secara bersama-sama (lebih dari satu orang)
Teknik 3. Menjalankan simulasi dengan berbagai variasi parameter input dan memeriksa
apakah outputnya reasonable
Teknik 4. Melakukan “trace”. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang powerful
yang dapat digunakan untuk mendebug program simulasi event diskrit.
Teknik 5. Model sebaiknya dapat dijalankan (jika memugkinkan) dengan asumsi
sederhana.
Teknik 6. Untuk beberapa model simulasi, akan lebih bermanfaat untuk melakukan
observasi sebuah animasi dari output simulasi.
Teknik 7. Tulislah mean sampel dan varinasi sampel untuk setiap probabilitas distribusi
input simulasi, dan bandingkan dengan mean dan variansi yang diinginkan
(misalnya secara historis)
Teknik 8. Gunakan paket simulasi
Model komputer diverifikasi dengan menunjukkan bahwa program komputer adalah
implementasi tepat model logis. Beberapa metode yang digunakan untuk verifikasi model
komputer adalah unik terhadap simulasi, sementara metode verifikasi lain sama dengan yang
digunakan dalam setiap pengembangan perangkat lunak lainnya. Verifikasi model komputer
sangat tergantung dengan bahasa pemrograman yang digunakan dan tidak ada metodologi umum
yang disetujui. Verifikasi model komputer sering membutuhkan imaginasi dan keahlian tinggi
analis, dan ini adalah satu aktivitas dalam proyek simulasi yang dilakukan tanpa bantuan
pengambil keputusan dan manajer.
Verifikasi model komputer dapat dilakukan dengan:
�� Metode pemrograman terstruktur
�� Penelusuran model simulasi
�� Pengujian
�� Pengujian relasi logis
�� Verifikasi dengan model analitis
�� Verifikasi menggunakan grafik



Metode Pemrograman Terstruktur


Prinsip pemrograman terstruktur termasuk :
1. disain Atas-Bawah (Top-Down). Program dirancang mulai dari proses level tertinggi
yang kemudian didekomposisi menjadi modul pendukung yang kemudian dapat
didekomposisi lagi.
2. modularitas : setiap modul pendukung bertanggung jawab untuk satu fungsi.
3. perbaikan langkah demi langkah : setiap modul dikembangkan dengan perbaikan
langkah-demi-langkah dan diakhiri dengan kode khusus-bahasa pemrograman. Beberapa
langkah perbaikan sudah terjadi pada pengembangan model logis.
4. pemampatan modul: modul harus pendek.
5. kontrol terstruktur : semua kode kontrol harus sangat terstruktur menggunakan
pernyataan IF-THEN-ELSE, WHILE, REPEAT-UNTIL, FOR DAN CASE. Penggunan
pernyataan GOTO harus dihindarkan.



Penelusuran Simulasi


Beberapa bahasa simulasi menyediakan kemampuan-terpasang penelusuran simulasi
sebagaimana terjadinya. Ketika model simulasi diprogram menggunakan bahasa umum (seperti
FORTRAN, Pascal, C++), tentu saja analis harus membangun kemampuan penelusuran dalam
kode program. Ketika membangun memprogram model logika, mekanisme penelusuran
simulasi harus dimasukkan sebagai bagian dari disain program dan tidak ditutupi ketika ada
kesalahan dalam program komputer.



Pengujian


Dua pendekatan pengujian adalah bottom-up dan top-down. Pada pendekatan bottom-up, yang
terendah, modul dasar pada umumnya diuji dan diverifikasi terlebih dahulu. Pendekatan
kadang-kadang disebut dengan pengujian unit. Setelah modul dasar diuji, uji terintegrasi
dilakukan dimana interface diantara kedua modul diuji. Pendekatan bottom-up ini berlanjut
terus sampai model dapat diuji sebagai sistem tunggal. Bagian terpenting dalam pengujian
adalah seleksi data uji. Keuntungan pengujian modul paling rendah terlebih dahulu adalah
pengujian itu membutuhkan himpunan data uji yang lebih kecil daripada modul integrasi yang
lebih besar. Modul dapat diuji menggunakan driver yang menurunkan data uji, dan kemudian
modul dieksekusi.
pada pendekatan top-down, pengujian dimulai dengan modul utama dan secara inkremntal
bergerak turun ke modul paling rendah. Dalam pengujian top-down, rutin (routine) dummy
dibutuhkan untuk mensimulasikan fungsi modul level paling rendah. Keuntungan pendekatan
top-down adalah proses berlangsung secara logika, paralel dengan aliran program. Programmer
dan manajer biasanya lebih menyukai pendekatan top-down karena keberlangsungna proses
dapat dilihat. Setelah model diuji baik dengan pendekatan bottom-up ataupun top-down, model
harus diuji coba dengan kondisi paling ekstrim. Jika dipilih dengan hati-hati, hasil simulasi
dengan kondisi ekstrim dapat diprediksi.



Pengujian Relasi Logis


Relasi ini dapat didasarkan pada hukum konservasi atau secara statistik. Jika relasi ini tidak
diperhatikan, maka program bukan implementasi benar dari model logis. Titik paling sesuai
untuk memeriksa relasi itu adalah ketika model berjalan tahap demi tahap. Secara tipikal,
kesalahan pemrograman tidak acak dan berdistribusi secara uniform, tetapi berkumpul secara
kluster.



�� Validasi Model Simulasi
Persfektif Umum Simulasi:
1. Eksperimen dengan model simulasi untuk eksperimen sistem aktual
2. Kemudahan atau kesulitan dari proses validasi tergantung pada kompleksitas sistem yang
dimodelkan
3. Sebuah model simulasi dari sebuah sistem yang kompleks hanya dapat menjadi pendekatan
terhadap aktual sistem
4. Sebuah model simulasi sebaiknya selalu dibangun untuk sekumpulan tujuan tertentu
5. Sebuah buku catatan dari asumsi-asumsi model simulasi sebaiknya diupdate berkala
6. Sebuah model simulasi sebaiknya divalidasi relatif terhadap ukuran kinerja yang akan
digunakan untuk pengambilan keputusan
7. Pembentukan model dan validasi sebaiknya dilakukan sepanjang pensimulasian
8. Pada umumnya tidak mungkin untuk membentuk validasi statistik secara formal diantara
data output model dengan data output sistem aktual
Langkah 1. Membangun sebuah model dengan usaha melibatkan informasi semaksimal
mungkin:
�� Berdiskusi dengan para ‘pakar’ sistem
�� Melakukan observasi terhadap sistem
�� Memanfaatkan Teori yang ada
�� Memanfaatkan hasil dari Model simulasi yang sama dan relevan
�� Menggunakan pengalaman atau intuisi
�� Memanfaatkan Teori yang ada
�� Memanfaatkan hasil dari Model simulasi yang sama dan relevan
�� Menggunakan pengalaman atau intuisi
Langkah 2. Menguji asumsi-asumsi model secara empiris
Jika distribusi probabilitas secara teoritis cocok dengan observasi dan digunakan
sebagai input untuk model simulasi, dapat diuji dengan pembuatan grafik dan uji
goodness-of-fit Jika beberapa himpunan data diobservasi untuk fenomena random
yang sama, maka perbaikan dari penggabungan data tersebut dapat ditentukan
dengan uji Kruskal-Wallis Salah satu utiliti yang sangat berguna adalah analisis
sensitivitas
Langkah 3. Menentukan seberapa representatif output Simulasi
Prosedur Statistik untuk membandingkan data output dari observasi dunia nyata dan simulasi:
�� Korelasi pendekatan inspeksi :
�� Pendekatan pendugaan selang kepercayaan berdasarkan data independen
�� Pendekatan Time Series
Validasi model simulasi dilakukan dengan partisipasi analis, pengambil keputusan dan
manajer sistem. Uji validasi model adalah apakah pengambil keputusan dapat mempercayai
model yang digunakan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.
Tidak ada teknik tunggal untuk melakukan validasi model. Prosedur validasi model
simulasi tergantung dari sistem yang sedang dimodelkann dan lingkungan pemodelan. Beberapa
metode validasi adalah:
1. perbandingan output simulasi dengan sistem nyata.
2. metode Delphi.
3. pengujian Turing.
4. perilaku ekstrim
Data Output Sistem Data Output Model
Model SimulasSistem Aktual i
Data Input Sistem Secara historis Data Input Sistem Secara Historis
Perbandingan
Perbandingan Output Simulasi dengan Sistem Nyata
Membandingkan output ukuran kinerja model simulasi dengan ukuran kinerja yang sesuai dari
sistem nyata adalah metode yang paling sesuai untuk melakukan validasi model simulasi. Jika
ukuran kinerja sistem nyata cukup tersedia, uji statistik umum seperti uji t digunakan dimana
kita menguji hipotesis kesamaan nilai rata-rata. Kadang-kadang uji F juga dapat digunakan
untuk menguji kesamaan ragam sistem nyata dengan model simulasi. Beberapa metode
nonparametrik lainnya juga bisa digunakan, misalnya ChiSquare dan Kolmogorov Smirnov.
Perbandingan antara model dan sistem nyata merupakan perbandingan statistik dan perbedaan
dalam performans harus diuji untuk signifikansi statistiknya. Perbandingan ini tidak bisa
dilakukan dengan sederhana begitu, karena performans yang diukur menggunakan simulasi
didasarkan pada periode waktu yang sangat lama, mungkin beberapa tahun. Kinerja yang diukur
dalam sistem nyata sebaliknya didasarkan pada periode waktu singkat, mungkin hanya dalam
ukuran minggu atau paling lama bulan. Kendala kedua, semua kondisi awal sistem, yang
mempunyai pengaruh pada performans sistem secara umum tidak diketahui pada sistem nyata.
Permasalahan lainnya dalam membuat perbandingan statistikal antara sistem nyata dengan
model simulasi adalah bahwa performan yang diukur dalam sistem nyata mungkin
merefleksikan banyak elemen atau pengaruh dalam sistem yang dikeluarkan dari sistem.
Contohnya, ukuran kinerja untuk sistem produksi mungkin memasukkan pengaruh seperti shift
kerja panjang, liburan dan kecelakaan industri. Pengaruh ini elbih disukai dikeluarkan dari
model simulasi karena pengaruhnya akan konstan untuk sembarang alternatif model simulasi
yang diharapkan untuk dievaluasi.
Dalam banyak proyek model yang sedang disimulasikan, sistem nyata bahkan belum ada.
Dalam kasus seperti itu, tidak ada ukuran kinerja sistem nyata yang dapat digunakan sebagai
perbandingan dengan ukuran kinerja model simulasi. Cara terbaik mungkin mencari sistem
yang mirip, tapi perbandingan seperti itu lemah.
Metode Delphi
Metode Delphi dikembangkan sebagai pendekatan ke analisis permasalahan ketika sangat sedikit
data tersedia atau sistem nyata sedang dipertimbangkan. Dalam metode Delphi, sekelompok
ahli terpilih membentuk panel yang akan menghasilkan jawaban konsensus terhadap pertanyaan
yang diajukan ke mereka. Dalam lingkungan simulasi, panel mungkin terdiri dari manager dan
pengguna sistem yang sedang dimodekan dan pertanyaan adalah tentang perilaku atau kinerja
sistem di bawah kondisi operasi tertentu. Metode Delphi tidak memasukkan diskusi tatap muka,
oleh karena itu terhindar dari ketegangan diskusi kelompok seperti dominasi peserta paling
vokal. Metode dikembangkan oleh perusahaan RAND dan telah digunakan dalam berbagai
bentuk.
Metode Delphi terdiri dari prosedur interaktif berikut:
1. Kuesioner yang memuat pertanyaan respon sistem nyata terhadap input tertentu atau
perubahan struktural dikirim ke setiap anggota panel.
2. didasarkan pada respon akan kuesioner pertama, kuesioner kedua dibentuk yang akan
menarik respon lebih spesifik dari panel.
3. kuesioner baru dikirimkan ke panel bersamaan dengan pemurnian respon panel akan
pertanyaan dari tahap sebelumnya.
Tahap 1 sampai 3 diulang 2 kali atau lebih sampai analis mendapatkan prediksi ahli akan respon
sistem terhadap input atau perubahan struktural yang sedang dipertimbangkan.
Kritikan pertama terhadap metode Delphi adalah bahwa itu mahal dan memerlukan waktu lama.
Hal ini tidak selalu benar. Metode validasi Delphi tidak harus menyebabkan penundaan proyek
simulasi karena itu dapat dilakuakn bersamaan dengan pembangunan mode komputer. Metode
Delphi mungkin akan sangat mahal, tetapi untuk beberapa proyek simulasi itu bisa relatif lebih
murah dibandingkan metode lain.
Kritikan kedua terhadap metode Delphi adalah jika metode itu cukup efektif memprediksi
perilaku sistem nyata, mengapa tidak menggunakan metode Delphi in lieu pemodelan simulasi?
Dalam beberapa situasi, faktanya metode Delphi mungkin menjadi metode yang efektif biaya;
tetapi bagaimanapun, adalah tidak praktis untuk mempertahankan panel ahli untuk memprediksi
respon sistem terhadap perubahan yang sedang dipertimbangkan.
Pengujian Turing
Metode ini diajukan oleh Alan Turing sebagai uji intelegensia buatan. Seorang ahli atau panel
ahli menyediakan ringkasan gambaran atau laporan berdasarkan sistem nyata dan model
simulasi. Jika ahli tidak dapat mengidentifikasi laporan berdasarkan output model simulasi,
kredibilitas model ditingkatkan. Kesulitan utama validasi model menggunakan uji Turing
adalah penyesuaian ukuran kinerja sistem nyata sehingga pengaruh tidak dimaksudkan sebagai
bagian dari model simulasi dihilangkan.
Perilaku Ekstrim
Kadang-kadang sistem nyata dapat diamati di bawah kondisi ekstrim dimana situasi
tidak biasa muncul. Kadang-kadang hal ini menjadi solusi ideal untuk mengumpulkan data
ukuran kienrja sistem nyata untuk perbandingan output mode simulasi yang dijalankan pada
kondisi yang sama. Kadang-kadang juga manager sistem lebih mudah memprediksi bagaimana.perilaku sistem nyata pada kondisi ekstrim daripada pada kondisi normal. Dengan
membandingkan prediksi perilaku sistem nyata di bawah kondisi ekstrim dengan kinerja modelpada kondisi sama, mode dapat divalidasi.


KOMPUTER SEBAGAI PENGONTROL INFORMASI


Karena terdapatnya beberapa masalah yang sering di hadapi masalah tersebut berkisar pada penggunaan computer yang tidak semestinya.antara lain para praktikan yang membuka dan menggunakan program selain yang di perlukan pada waktu pelajaran yang berlangsung,serta membuka website yang tidak di perkenankan di laboraturium.kegiatan ini dapat menyebabkan terganggunya konsentrasi pada kegiatan pratikum.
Untuk mengatasi permasalahan –permasalahan tersebut diatas maka dirancanglah sebuah program aplikasi yang dapat mengontrol computer dari jarak jauh dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan computer.Program aplikasi tersebut dirancang untuk dapat menyediakan informasi keadaan di dalam praktek.Informasi ini meliputi data-data computer yang sedang digunakan serta status computer tersewbut.disamping itu terdapat fasilitas untuk mengirim pesan kepada praktikan,mengunci computer pratikan,melakukan shut down dan reboot computer.
Program aplikasi ini di buat dengan memanfaatkan teknologi client server dimana client adalah computer yang di gunakan oleh praktikan,sedangkan server adalah computer yang digunakan khusus untuk mengatur client tersebut.Dari server akan mengirimkan perintah ke computer clien dan kemudian computer client akan melaksanakan perintaqh tersebut atau memberikan informasi balasan kepada computer server.secara konsep hal ini tertbalik dengan konsep client server umum,dimana server adalah computer yang melakukan perintah dari client.tapi disini diigunakan istilah client untuk menunjukkan computer yang di pakai oleh praktikan yang di control oleh dosen.sedangkan computer yang melakukan pengontrolan disebut dengan server.untuk interface pengontrolan client selain berupa program desktop, dapat juga menggunakan web browser yang mempunyai keuntungan dalam mobilitas sehingga pengontrolan clien dapat dilakukan dari computer maqnapun yang terhubung dalam jaringan computer.

Labels: