Kewirausahaan


Ada banyak pertanyaan tentang bagaimana harus memulai sebuah usaha. Jawabannya pun beraneka. Ada yang harus cari modal dulu, ada yang harus mempelajari pasar, bahkan yang ekstrim ada yang mengatakan modalnya nekad saja! Semuanya tak salah. Sebab, dari mana saja mau mulai berwirausaha, asal punya niat, tekad, ketekunan, keuletan, semangat tak mudah menyerah, pasti akan ada hasil yang dicapai.
Kewirausahaan berasal dari kata "Entrepreneurship" sedangkan wirausaha berasal dari kata entrepreneur. Menurut Savary (1723) dalam buku "Kamus Dagang" entrepreneur berarti orang yang membeli barang harga dengan pasti, meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang itu dijual. Sebelum menerangkan ciri-ciri wirausaha, kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang pengertian wirausaha, kewirausahaan dan wirausahawan.

Wirausaha
Adalah kemampuan seseorang untuk hidup sendiri atau berdikari di dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnis yang bebas secara merdeka lahir dan batin.

Kewirausahaan
Adalah sikap mental dan sifat jiwa yang aktif dalam berusaha untuk memajukan karyanya dalam rangka berupaya meningkatkan pendapatan di dalam usahanya.

Wirausahawan
Adalah orang-orang yang terampil memanfaatkan peluang-peluang di dalam mengembangkan bidang usaha dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang sesuai planing / rencana.
Asas, Tujuan, Manfaat dan Sasaran Kewirausahaan
Berikut ini merupakan asas, manfaat, dan sasaran kewirausahaan :

    A.    Karakteristik Kewirausahaan
Seorang wirausaha penting mempunyai visi dan misi di lini usahanya. Hal ini merupakan kekuatan atau daya ampuh baik dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, personality, pengarahan, koordinasi, pelaporan, efisiensi (dana). Berarti ada suatu sinergi dalam usaha karakteristik kewirausahaan.
    a.       Cita - cita untuk maju
Visi dan Misi yang menunjukkan sikap pribadi yang optimis dalam melihat suatu peluang yang berorientasi secara stratejik dalam meraih visi dan misi dengan daya kemampuan yang kuat, yaitu :
a.       Berani menentukan resiko dalam meraih sukses
b.      Berfikir positif
    b.      Percaya Diri
Dorongan dari dalam diri sendiri tanpa menghiraukan pengaruh luar yang subyektif. Orientasi tertuju keluar, fikiran, perasaan serta tindakan obyektif.. Yakin akan kemampuan, kecerdasan, keahlian yang dimiliki, selalu membangkitkan optimisme dalam mencari jalan keluar pada dampak hambatan yang bervariasi.
    c.       Kuat dan Tahan Mental
Dalam interaksi usaha, lingkungan merupakan gelombang yang harus tahan banting. Katakan ada dua system ombak lingkungan yaitu longitudingal dan transversal. Seorang wirausahawan sebaai sebuah bentuk konstruksi kapal mampu berhadapan dengan kedua ombak itu. Dimana untuk menikmati keberhasilan dalam usaha terbentang hambatan dan godaan. Normalnya wirausahawan secara luhur bertakwa kepada Tuhan.
   d.      Naluri dan intuisi yang tajam
Wirausahawan adalah figur, innovator bukan plagiator, figure pemimpin bukan pengekor. Ketajaman naluri dan intuisi selalu berproses sebagai latihan dan pengalaman sehingga selalu terbuka peluang bisnis.
   B.     Asas-asas kewirausahaan
v      -    Kemampuan untuk berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat
-    Kemauan bekerja secara tekun, teliti, dan produktif
-    Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis termasuk keberanian

            mengambil resiko bisnis
-    Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian
-    Kemampuan berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif



   C. Ruang lingkup kewirausahaan
Beberapa jenis bidang usaha yang dapat dikembangkan oleh wirausahawan baik secara tradisional/modern.
1. Bidang usaha agraris, yang meliputi :
- Jenis usaha pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kehutanan.
2. Bidang usaha pertambangan dan energi / bidang ekstratif
3. Bidang usaha industri, yaitu :
- Jenis usaha industri kecil (home industri), industri menengah dan besar.
4. Bidang usaha perdagangan meliputi jenis usaha perdagangan kecil, menengah, dan besar.
5. Bidang usaha jasa, meliputi :
Jasa finansial : Perbankan, perkreditan, asuransi
Jasa non finansial : Perbengkelan, Perhotelan, Pergudangan, biro iklan dll
6. Bidang usaha koperasi

    FUNGSI DAN PERAN KEWIRA USAHAN
Fungsi kewirausahaan
Fungsi adanya wirausaha adalah :
    Mengusahakan inovasi-inovasi baru
    Membuka pasaran baru
    Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain
    Memulai produksi jenis barang dan jasa baru
Peran Kewirausahaan
Peran kewirausahaan adalah sebagai motor penggerak pembangunan nasional adalah sebagai berikut :
    Wirausaha berusaha mengurangi pengangguran
    Wirausaha berusaha mengurangi ketegangan sosial
    Wirausaha berusaha meningkatkan taraf hidup anggota dan masyarakat lingkunganya
    Wirausaha berusaha memajukan perekonomian bangsa dan negara
    Wirausaha berusaha memperkecil sifat ketergantungan terhadap bantuan luar negeri
    Wirausaha berusaha memenuhi segala macam kebutuhan masyarakat terhadap produk dan adanya jasa


D. Jenis-jenis wirausaha
Berikut ini adalah jenis-jenis wirausaha yang perlu anda ketahui ;
1    Wiraushaa Bisnis
    Wirausaha bisnis adalah mereka yang tekun menganalisis kebutuhan-kebutuhan selera masyarakat terhadap barang-barang dan jasa.
 2   Wirausaha uang
    Wirausaha uang adalah mereka yang menjalankan kegiatan menyalurkan dan mengumpulkan dana yang bergerak dalam pasar uang dan modal.
 3   Wirausaha vak
    Wirausaha vak adalah mereka yang memiliki keahlian khusus dalam bidang produksi tertentu. Wirausaha
    ini dalam membaktikan prestasinya adalah dalam bidang teknik, melakukan penemuan-penemuan baru,
    peniruan dan perbaikan kualitas atas hasil barang produksinya
4    Wirausaha manajer
    Wirausaha manajer adalah mereka yang dapat melakukan usahanya dengan menggunakan pengetahuan
     bisnis modern dan memperhitungkanya dengan cara efisien
5    Wirausaha Social Engineer
    Wirausaha social engineer adalah mereka yang berusaha mengikat para pekerja melalui karya sosialitas
    dan pertimbangan atas moral dan kebenaran.

Labels: