Jepang Gunakan Pemindai Sidik Jari di mesin ATM

Sidik Jari
bukan sebuah hayalan lagi bila kita hanya menonton adegan film yang mungkin segi teknologinya yang sangat canggih dan itu juga akan menjadi gambaran untuk masa depan jadi jangan pernah heran itu semua yang di luar pemikiran kita bakal terjadi juga. Seperti halnya bagian tubuh yang lain, sidik jari terbentuk karena factor genetic dan lingkungan. Kode genetic pada DNA memberi perintah untuk terbentuknya janin yang secara spesifik membentuk hasil secara random.

Demikian juga halnya dengan sidik jari. Sidik jari memiliki bentuk unik bagi setiap orang. Artinya setiap orang memiliki bentuk sidik jari yang berbeda-beda meskipun terlahir kembar. Jadi, walaupun sidik jadi terlihat seperti sama bila dilihat sekilas, buat penyelidik terlatih atau dengan menggunakan software khusus akan terlihat perbedaannya.
di Jepang Sebuah bank regional akan menjadi bank pertama
Sidik Jariyang akan memperkenalkan mesin teller otomatis (ATM) tanpa kartu. Para nasabah bank yang berkantor pusat di perfektur Gifu, sebelah barat Tokyo itu hanya perlu menempelkan telapak tangan mereka untuk menarik uang di ATM.
bank bernama Ogaki Kyoritsu itu akan meluncurkan 12 ATM yang dilengkapi dengan skanner biometrik telapak tengan pada bulan September mendatang. Tahun depan, lebih banyak lagi ATM canggih tersebut juga akan diluncurkan di beberapa wilayah di Jepang.
Dengan sistem yang dikembangkan oleh produsen alat elektronik Fujitsu Ltd., para pengguna ATM hanya perlu menempelkan telapak tangan mereka ke skanner dan memasukkan PIN atau tanggal lahir mereka untuk mengambil uang.
Menurut pihak bank tersebut, sistem yang sama sekali tidak memerlukan kartu atau buku tabungan ini sangat berguna, terlebih dalam kondisi darurat bencana. Disebutkan pula, banyak korban gempa dan tsunami jepang bulan Maret tahun lalu mengalami kesulitan untuk mengambil uang karena kehilangan berbagai benda pribadi termasuk kartu debit dan kartu kredit.
Ogaki Kyoritsu mengatakan, mereka akan menjadi bank kedua di dunia yang menggunakan sistem biometrik pada ATM mereka setelah sistem yang sama pertama kali diperkenalkan oleh Bank Ziraat yang dikenal sebagai bank terbesar milik pemerintah Turki.

Pemindai sidik jari (fingerprint scanner) saat ini sudah banyak digunakan, mulai dari attendance system (system absensi), sebagai access control (system pengontrol akses ke dalam suatu ruangan, tempat atau ke dalam sebuah system) hingga sebagai identitas pribadi seperti yang terdapat pada SIM (Surat Izin Mengemudi) atau passport.

Labels: